Senin, 27 Februari 2012

Mari Menggapai Keselamatan Bersama

Kawan..
Kenalilah Rabb-mu secara mendalam jua mendasar, karna tidaklah mngenenali dirinya org yang tidak mengenal Rabb-nya.

Kawan..
Ketahuilah bahwa syaithan adalah musuh-mu yg sesungguhnya manusia adalah saudara-mu bencilah syaithan yg tlah memperdaya manusia jgn membenci manusia, krna sungguh syaitan adalahmusuh yang nyata.

Kawan..
Tanamlah dalam diri-mu dalam hati-mu keyakinan pada akhirat dan janji-Nya kelak, Pulanglah pada Tuhan (ALLAH), cahaya kehidupan, syarat bahagia di dunia & akhirat kekal selamanya.

Smoga kita termasuk dalam golongan yang benar & dipertemukan di surga-Nya kelak. Aamiin.

with ♥
Sumber Pendidikan Mental Agama Allah/SPMAA

Tulisan ini dikutip dari 3 Proyek Besar Ummat Manusia (SPMAA), silahkan klik link di atas jika ingin mengenal SPMAA lebih lanjut.



Yang Dapat Kita Jadikan Peringatan dan Acuan dalam Hidup di Dunia untuk Akhirat;

~Kesempatan tahu dosa dan kekurangan kemudian menaubatinya hanya saat ini saja. Karena saat wafat dan di kubur nanti, tangis sesal kita sudah tak berguna lagi. Yang ada hanya vonis siksa dan tak ada kesempatan kedua kali. Bergegaslah. Menangislah.

~Segera BANTING SETIR untuk mengubah alur pikiran dan konsep kehidupan yang keliru ini. Ayo KELUAR DARI KEBIASAAN UMUM yang cenderung menyesatkan, mencelakakan, melalaikan akhirat, melawan Tuhan dan tujuan penciptaan insan.

~Kalau hanya bercita-cita ingin kaya, bangga, hidup enak dan makmur di dunia, tidak perlu BISMILLAAH juga bisa. Terlalu kecil dan remeh kalau gelar kita sebagai MANUSIA MULYA difokuskan untuk mengejar itu.

~Boleh kita butuh uang, tapi jangan sampai cinta uang. Kalau butuh uang sekadarnya, kelebihan yang kita punya akan mudah diderma kepada yang membutuhkan. Tapi kalau cinta uang, kita akan terjepit sifat pelit dan berat bersedekah. Lebih parah, kita akan terbawa loba, kemaruk, ingin nambah lagi: KORUPSI !!!

~Tidak akan mementingkan pribadinya kecuali seorang penjahat

~Sekarang ini: Tidak ada orang berTuhan; tidak ada orang beragama; tidak ada orang beriman; tidak ada orang bernegara. Yang ada berTuhan nafsu, beragama nafsu, beriman pada nafsu, dan bernegara sesuai nafsu.

~Kalau seseorang dekat dengan Allah, pasti akan ketularan sifatNYA yang Ar-Rahman Ar-Rahiim. Sifat marah, dendam, benci, sombong, iri, hasud, pamrih, meremehkan sesama, sifat-sifat buruk dan penyakit-penyakit lainnya hati lainnya akan hilang dari dirinya. Yang ada hanya kasih sayang dan kaya pengampunan.

~Rasulullah S.A.W bersabda, "Akan datang waktunya umatku mencintai lima dan lupa kepada yang lima : 1. Mereka cinta kepada dunia tetapi lupa kepada akhirat. 2. Mereka cinta kepada harta benda tetapi lupa kepada hisab. 3. Mereka cinta kepada makhluk tetapi lupa kepada al-Khaliq. 4. Mereka cinta kepada dosa tetapi mereka lupa untuk bertaubat. 5. Mereka cinta kepada gedung/rumah mewah tetapi lupa kepada kubur."

~Kalau beli sapi pasti dapat tali, tapi kalau cuma beli tali tidak mungkin dapat sapi. Kalau fokus berfikir akhirat, dunia pasti akan terbawa. Tapi kalau sibuk ngurus dunia saja, akhirat pasti terlupa.

~Perlakukan orang salah sebagai korban kelicikan dan kelihaian musuh syetan. Sehingga saat mengingatkan dan menegakkan hukum keadilan, sikap kita kepada mereka tetap kasih dan ikhlas mendoakan. Jangan benci, jangan jauhi, jangan maki-maki, apalagi main hakim sendiri !!

~Mengamalkan kebenaran selalu dihadapkan dua pilihan: Maju terus akan dilawan manusia, bila Mundur akan digulung murka Allah. Ambill pilihan pertama dengan resiko terkecil di dunia, asalkan dapat ridho dan ampunanNYA

~Bekerjalah dan ambil rejeki Ilahi sebanyak yang bisa kita cari. Tapi ingat, hasil kerja itu harus dimanfaatkan untuk kebersamaan. Jangan dinikmati sendiri

~BERANI MISKIN TIDAK SEMPAT KAYA

Lebih lengkapnya..
Silahkan klik link di bawah ^^
SPMAA on Fecebook
Terimakasih telah membaca artikel ini !! Semoga kita termasuk dalam orang-orang yang selamat dunia dan akhiratnya.

1 komentar:

Posting Komentar

Thank you for reading !! left your comment, please..

Ada kesalahan di dalam gadget ini

Labels

Islam Ornamental Art